Halo PalComTers. Kali ini kita akan membahas Pivot Table pada aplikasi Microsoft Office Excel. Pivot Table adalah sebuah tabel interaktif yang merupakan salah satu fitur dalam Microsoft Office Excel yang digunakan untuk menghitung , meringkas dan menganalisis data yang memungkinkan kita untuk melihat perbandingan ataupun pola pada suatu data. Fungsi dari Pivot Table ini salah satunya digunakan untuk menganalisa data penjualan yang akan kita bahas.

Berikut adalah penggunaan Pivot Tabel untuk analisis data :

1. Sebelum menggunakan Pivot Table kalian harus menyiapkan datanya terlebih dahulu, seperti contohnya data di bawah ini.

2. Setelah menyiapkan datanya, selanjutnya seleksi data yang akan dianalisa.

3. Kemudian, klik Tab Insert lalu pilih Pivot Table

4. Akan muncul kotak dialog seperti ini

Dalam kotak dialog tersebut ada beberapa pengaturan.

a. Choose the data that you want to analyze digunakan untuk memilih data yang akan dianalisis

  • Select a table or range : memilih data table atau range data
  • Use an external data source : menggunakan sumber data luar

b. Choose where you want the Pivot Table report to be placed digunakan untuk menentukan lokasi hasil Pivot Table yang dibuat.

  • New Worksheet : hasil Pivot Table akan diletakkan di sheet baru
  • Existing Worksheet : menempatkan hasil Pivot Table pada sheet yang aktif

c. Choose whether you want to analyze multiple tables digunakan apabila ingin menganalisis beberapa table

Setelah memilih/menyeleksi data yang akan dianalisa, kemudian menentukan lokasi hasil Pivot Table Klik tombol OK

Hasil yang muncul seperti gambar berikut.

5. Kita bisa memilih data mana saja yang akan kita tampilkan dan dianalisis di Navigation Panel. Misal, kita akan menampilkan dan menganalisis data Counter, TgBon (Tanggal Bon), Sales, Banyak dan Harga. Centang data-data yang akan dianalisis di bagian Navigation Panel.

6. Kita bisa menentukan letak tampilan data yang dianalisis menggunakan Filters untuk menyaring data, columns untuk meletakkan datanya pada bagian kolom, rows untuk meletakkan datanya pada bagian kolom, values untuk menampilkkan data total nilai. Contohnya gambar berikut yang mana TgBon (Tanggal Bon) di letakkan pada bagian columns

7. Apabila ingin menyaring data berdasarkan kriteria tertentu kita bisa menggunakan filters, contohnya data yang ditampilkan akan disaring menggunakan KdBr (Kode Barang).

Akan muncul sebuah kotak filters pada bagian atas tampilan Pivot Table seperti gambar di atas. Kita bisa memilih kriteria tertentu untuk menampilkan hasil tertentu.

Inilah hasil data yang muncul di atas di filters menggunakan KdBr = 5126

8. Sampai disini kita telah membuat sebuah Pivot Table untuk menganalisi data penjualan.

9. Apabila kita mengubah atau menambahkan data pada tabel, maka Pivot Tablenya harus di refresh untuk menyesuaikan data yang diubah atau ditambahkan. Untuk me-refresh klik tab Analyze lalu pilih Refresh kemudian klik Refresh All atau dapat juga menggunakan shortcut Alt+F5

10. Untuk menghapus Pivot Table yang telah di buat, bisa menggunakan cara dengan menyeleksi tabel yang telah dibuat kemudian tekan Delete.

Baiklah, itu tadi cara penggunaan Pivot Table untuk menganalisis data. Tidak hanya data penjualan yang bisa dianalisis menggunakan Pivot Table tapi data-data yang lain juga bisa dianalisia. Selamat mencoba semua. Tetap semangat.

Salam Semangat.

Mau belajar Microsoft Office di tempat Kursus Komputer Terbaik di Palembang? Klik di sini!

Leave a Reply

Your email address will not be published.